- Be realistic about each other. Don't try to turn your partner into something he or she is not. Let's face it, guys-there's only 1 Pamela Anderson in the world, and even she has had her implants removed! Give your gal a break and understand that her physical appearance is NOT going to change overnight with the help of a few facials or treatments. And ladies, Brad Pitt has already been taken, so you're gonna have to do with what your guy is like! Chillout, love each other for what you are. There is more to your partner than what meets the eye.
- Always talk things out. Now guys, I know this is not your fave pastime or mode of resolving issues, but you know what? This works with the gals. Don't make assumptions about each other's feelings. Learn to express yourself better so that your partner understands what you're angry about, orhurt about, or even happy about! When you stop talking to each other from the heart, it's the beginning of the end.
- Do stuff together. Make an effort to do things together. Do some sports or involve yourselves in some shared activities; something both of you enjoy or are interested in. It could be as simple as watching movies together, or just strolling hand-in-hand down Orchard Road. Watch soccer with him once in a while though the green patch on TV puts you to sleep in 3 seconds. And guys, do give in if your gal asks for another day at window-shopping, rather than suggest that she go out with her girlfriends for "that sort of activities" instead. If you're spending more time with your friends rather than with your partner, it's a warning sign that you're drifting apart!!!
- Meet each other halfway.If he agrees to throw out that rotten T-shirt with the "The Rock"print, you shouldn't kick up much of a fuss if he asks you to keep your room tidy. There's gotta be a little giving and taking in a relationship, so learn to meet each other halfway.
- Show your love.Buy her flowers or candy or perfume every now and then, even if you have been together for 5 years. It's wonderful to continue showing someone that you care for him or her. Cook him a special meal; paint him a special day's card. Knit him mini-socks he can't wear (like for decoration purposes), buy him a packet of milk for breakfast, or pack his wardrobe for him...so he knows you can still be romantic and loving, despite having been together for quite a while.
- Respect each other. Stop making jokes about her hair or skin, or whatever it is you love to laugh at. Ask yourself if she thinks if it's funny. And if he has an inferiority complex about his height, stop ogling at tall guys and make him feel worse! Love is about respecting each other's feelings and being sensitive to each other at all times.
- Bury the past. Stop bringing up the past. Gals..don't bring up the happy things aboutyou and your ex to your guy, it would just make him jealous or unhappy. And guys, don't talk about the happy times that you had with your ex or mention about her in your every other sentence as it would make your gal feel un-happy and she might think that you saying all this because you are gonna get back with your ex or not interested in her anymore.
- Sit on your jealousy. All of us go thru' spells of insecurity at the beginning of the relationship, but don't translate that insecurity into jealousy. If you're gonna go through your partner's mail and cupboard, and eavesdropping on conversations, you know something is wrong - with you!!! Jealousy is like a poison that slowly spreads thru' the relationship before finally killing it. Trust your partner; love has to have trust in it.
- Keep your commitments to each other. If your partner is standing you up all the time and canceling dates and breaking promises, you need to talk! If you're in a relationship, make your partner your priority and don't disappoint them if you can help it. It's really terrible when someone promises to take you to dinner, and then calls to cancel it. Don't make promises you can't keep. If your partner starts to feel that he/she is not important enough to you, you may lose him/her.
- Be honest. Honesty is not scowling at how awful she looks first thing in the morning, or telling him that he has the biceps of a fly! When we say"be honest", we mean expressing your feelings clearly, not being bitingly cruel. When you're hurt, say so, and when you're angry, tell him/her, w/o getting hysterical. If you can't be honest with your partner, who can you be honest with? Love is also about honesty, and a relationship where no honesty exists probably isn't worth it!
Wednesday, 28 November 2007
How To Be A Better Couple
Sunday, 25 November 2007
Menikah jangan ditunda (tampar yang menunda, penakut atau doyan zina sih)
- JANGAN MENUNDA NIKAH
Sep 17, '07 2:26 AMfor everyone
Category:
Other
http://animonz.multiply.com/journal
Di bawah ini di antara sebab-sebab yang menjadikanpara pemuda dan pemudi menunda nikah:- Lemahnya Pemahaman Syar'i Tentang Nikah. Seseorang jika tahu bahwa sesuatu itu adalah ibadah,maka segala apa yang dihadapinya akan tampak lebih ringan. Halangan dan rintangan yang ada, meskipun berat akan dihadapi dengan lapang dada dan penuhkesabaran, sehingga urusan menjadi terasa lebih mudah.Di dalam nikah, terdapat beberapa bentuk ibadah, diantaranya: Untuk menjaga para pemuda dan pemudi dariperbuatan negatif dan dosa dan untuk melahirkangenerasi pilihan yang siap beribadah kepada Allah,mendirikan shalat, berpuasa dan berjuang di jalan-Nya.
- Biaya yang Berlebihan Angka rupiah yang melambung tinggi untuk biaya nikahterkadang menjadi momok tersendiri bagi para pemuda,sehingga hal itu menjadi beban bagi dirinya dankeluarganya. Masalah ini biasanya lebih dikarenakan alasan adat,ikut-ikutan, gengsi atau mengikuti trends. Ini semua menyalahi ajaran Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam dan merupakan penghalang bagi pemuda-pemudi untuk menikah.
- Terikat dengan Studi. Sebagian pemuda ada yang tidak memikirkan nikah sama sekali, kecuali setelah selesai studinya. Bahkanhingga tingkat pasca sarjana atau doktoral di luar negeri, hingga bertahun-tahun. Demikian pula dengan para pemudinya yang kuliah untuk dapat mengejar jenjang akademisnya, hingga mengabaikan masalahpernikahan.
- Kekeliruan Cara Pandang Terhadap Pemuda Pelamar. Ketika ada seorang pemuda melamar gadis maka yangpertama ditanyakan adalah apa pekerjaannya dan berapapenghasilan atau gajinya. Dan karena penghasilan yangkurang besar, banyak para pemuda yang tidak diterima lamarannya, padahal tidak seharusnya demikian.
- Banyaknya Pengaruh dari Orang Lain. Baik itu dari tetangga, kerabat, teman atau sesama pemuda, padahal mereka bukanlah orang-orang yang faham ilmu syar'i. Orang-orang tersebut memberikan pertimbangan- pertimbangan yang kurang proporsional sehingga menjadikan lemah dan kendornya semangat untuk menikah.
- Belum Ketemu yang Didambakan.Ada sebagian pemuda yang menunda-nunda nikah karena mencari wanita yang betul-betul memenuhi kriteria impiannya, sempurna dari semua segi. Bahkan boleh jadi ada yang membatalkan lamaran karena si wanita tadikurang tinggi beberapa senti saja. Demikian pula dengan pemudinya yang mendambakan laki-laki yang sempurna dari segala sisi, sehingga setiap ada pemuda yang melamar selalu ditolak karena tidak memenuhi kriteria yang didambakan.
- Kurang Adanya Kerja Sama di Masyarakat. Kerjasama di masyarakat untuk saling memberi informas ipemuda-pemudi yang siap menikah, dirasakan masih kurang.
- Merebaknya Media yang Merusak, seperti menampilkan acara-acara yang menggambarkan permasalahan- permasalahan rumah tangga, pertengkaran suami istri, antara istri dengan keluarga suami dan lain-lain. Hal ini berpengaruh, ketika seorang pemuda akan melamar, yaitu munculnya persangkaan negatif dan rasa curiga yang berlebihan.
- Kurangnya Rasa Tanggung Jawab di Kalangan Pemuda. Tidak adanya keseriusan seorang pemuda di dalam mengemban tanggung jawab hidup, terkadang merupakan penghalang untuk menikah. Mereka merasa amat berat danlemah menghadapi kehidupan, apalagi kehidupan rumahtangga. Karena mereka tumbuh dan terbiasa dalam kondisi santai, serba enak dan dimanja.
- Banyaknya Media dan Tempat Hiburan. Maraknya tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang merusak, ditambah dengan sarana transportasi dan telekomunikasi yang tidak dimanfaatkan dengan benar menjadikan fitnah tersebar di mana-mana. Maka tak jarang pemuda atau pemudi asyik dan terlena dengan semua itu, sehingga tidak ada perhatian sama sekali terhadap nikah.
- Budaya Hubungan Pranikah (pacaran). Jika seorang pemuda mengikat hubungan dengan pemudi sebelum menikah, maka pada dasarnya sama saja dengan menjerumuskan diri ke dalam bahaya dan kesulitan. Hal ini juga berdampak kepada si gadis, ketika akan dilamar, maka mungkin dia menolak dengan alasan telah ada hubungan dengan pemuda lain, padahal sebenarnya pemuda tersebut bukanlah apa-apanya.
- Keberatan Orang Tua terhadap Anak Gadisnya.Terutama jika si anak memiliki penghasilan yang lumayan besar atau ia seorang anak yang berbakti,biasanya si orang tua berat hati melepasnya karena masih ingin mendapat perhatian atau pelayanan darinya.
SOLUSI Masalah menunda pernikahan bagi pemuda dan pemudi merupakan masalah yang cukup serius dan memilikidampak negatif yang amat banyak. Maka sebagai jalankeluarnya dalam kesempatan ini disampaikan beberapasaran kepada masyarakat umum dan lebih khusus para orang tua dan walinya. Diantaranya yaitu:
Memberikan pengarahan secara intensif kepada masyarakat tentang tujuan menikah, kebaikan yang diperoleh, hukum dan adabnya. Hendaknya disampaikan secara sederhana dan dengan bahasa yang mudah.Tujuannya supaya dapat menghilangkan anggapan keliruseputar pernikahan masa muda.
- Menyebarluaskan pernikahan para pemuda/pemudi danmemberikan pujian kepada mereka serta orang tuanya.
- Senantiasa mengingatkan bahwa usia yang paling utama untuk menikah adalah di masa muda. Alangkah indah jawaban yang disampaikan oleh seseorang ketika ditanya, "Kapan usia yang tepat untuk menikah? Maka ia menjawab, "Kapan selayaknya seseorang itu makan? Maka orang tentu akan menjawab "ketika ia lapar". Demikian pula ketika seorang remaja telah melewati masa baligh, maka itulah waktu yang sangat pas untuk menikah karena tuntutan kebutuhan fithrah dan sebagai penjagaan dari berbagai perilaku negatif.
- Memberikan dorongan dan anjuran kepada para orangtua dan kerabat agar menikahkan putra-putrinya di usia muda serta memperingatkan akan bahaya dan dampak negatif dari menunda-nundanya.
- Membiasakan agar tidak bermewah-mewahan di dalam mengadakan walimah, sebab hal ini sering menjadi masalah bagi para pemuda yang ingin menikah. Nabi telah bersabda, "Adakan walimah meski hanya dengan sebutir kurma!" Jelas sekali bahwa walimah tidak harus memaksakan diri dengan sesuatu yang serba mewah.
- Mengajak kepada masyarakat agar memberikan keringanan dalam mahar (maskawin).
- Senantiasa memberikan dorongan dan anjuran untuk menikah, karena ia merupakan salah satu sunnah NabiShallallaahu alaihi wa Salam.
- Hendaknya bagi orang yang memiliki kelebihan dan keluasan harta supaya memberikan bantuan kepada saudara, teman atau kerabatnya yang membutuhkan biaya pernikahan demi menjaga para pemuda dan pemudi dari hal-hal yang negatif. Asy-Syaikh Abdul Aziz binBaz dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin- semoga Allah merahmati beliau berdua memperbolehkan penyaluran dana zakat untuk membantu para fakir miskin yang membutuhkan biaya pernikahan khusus untuk membayar mahar dan biaya pernikahan saja.
- Menganjurkan para pemuda, baik melalui teman-temannya atau kerabatnya supaya memberikan dorongan untuk menikah. Juga menganjurkan para wali agar bersegera menikahkan putrinya atau para gadis yang berada dalam tanggungannya.
- Memberikan kabar gembira bahwa menikah merupakan salah satu sebab dibukanya pintu rizki, sebagai-manadisabdakan Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam ,"Tiga orang yang akan dijamin pertolongan dari Allah: Orang menikah karena ingin menjaga diri, mukatib (hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri) yang menepati janjinya dan orang yang berperang di jalan Allah."
- Memperingatkan para pemuda untuk tidak menyia-nyiakan harta dan agama, berfoya-foya dan senang-senang, suka melancong dan menghambur-hamburkan uang. Ingatkan pula bahwa menikah itu tidaklah membutuhkan biaya yang sangat besar, bahkan boleh jadibiaya yang digunakan sekali jalan dalam melancong adalah lebih besar daripada biaya pernikahan.
- Bagi yang telah lebih dahulu menikah hendaklah memberikan pengarahan yang logis dengan penuh hikmah kepada para pemuda. Janganlah terlalu idealis di dalam memilih pendamping hidup, cukuplah sabda Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam menjadi acuan di dalam hal memilih istri. Beliau mengatakan bahwa wanita dinikahi karena empat hal dan beliau menjadikan yang paling utama adalah yang baik agamanya.
- Memperingatkan keluarga dan kerabat agar jangan menunda-nunda pernikahan putri-putrinya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam pernah bersabda kepada shahabat Ali Radhiallaahu anhu, "Tiga perkara wahai Ali, janganlah engkau menunda-nunda, " shalat jika telah masuk waktunya, jenazah bila telah siap dishalatkan, wanita sendirian jika telah ada jodohnya." (HR. Ahmad)
- Membentuk keluarga dan lingkungan yang baik dan islami, yang mengerti dan bersungguh-sungguh dengan ajaran Islam. Sehingga dampaknya adalah akan memberikan dukungan yang besar terhadap berkembangnya ajaran dan sunnah Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam termasuk salah satunya adalah menikah.
- Memperingatkan para ibu dan bapak agar bersegera menikahkan putra-putrinya jika telah siap. Karena menundanya terkadang akan memberikan dampak negatif berupa penyimpangan moral atau terjadinya hubungan yang diharamkan. Dan sebagai orang tua tentu juga memperoleh dosa akibat kelalaian yang diperbuatnya.
asem manis asin, cinta, pasangan 11:40 am
How can they met? If men…How can men meet their soulmate if they look for a 90-60-90 girl or at least one with a beautiful face, meanwhile women look for a prince, sort of Brad Pitt style, with money?Okey, good girl get a good boy, cute girl get a handsome boy, and so on, but I am thinking about a soul mate, they are not always in a perfect body or situation.I mean, hey, just look to people around you, he or she might be near you!!!!!!!!!!
So open your eyes, your heart and your mind, PLEASE.A soul mate is a lover, a friend that would live together through your life. You would getting older together, passing good and hard time together, support each other through the years. It’s a like a team, just him/her and you.Some men get stuck in finding a perfect woman, perfect face and body and so do some women.
No body’s is perfect. When you are busy with work and as time passing by, I see some friends around me, they are getting more difficulties to find a couple, a boy or girl friend.Wasting time?I guess so. I only can say to my single friends, not that I am saying that they must find somebody, but if they do find him/her….the most important thing is not in the external beauty of your couple, it is in their inner beauty.Once you find him/her, make love and live happily ever after. I believe you guys can find him/her.Comments (0)
cinta 11:30 am
A Happy Old Couple
Not an important thing to write, but yesterday I saw an old couple, a man and his wife, holding each other hands, after they got down from a bus.Suddenly I felt so happy seeing them so….in love, I couldn’t avoid smiling.I wish I can be there like them.God, thanks for your precious give, my eyes are your eyes….RamadhanToday I start doing fasting….This year I want my will to win against the ego. I wish I would be a better person, I wish I talk to God more often.